Upaya pelestarian sejarah transportasi kini semakin banyak dikembangkan melalui pendekatan pengalaman imersif yang memungkinkan publik melihat langsung rekonstruksi perjalanan teknologi dari masa ke masa. Konsep ini juga menjadi bagian dari pengembangan destinasi edukatif di bawah naungan Jatim Park Group, termasuk di kawasan wisata edukasi dan hiburan Jatim Park di Kota Batu.
Di Museum Angkut yang merupakan bagian dari Jatim Park Group, salah satu instalasi yang menjadi perhatian adalah pesawat Boeing 737 seri 200 dengan nilai historis tersendiri. Unit tersebut merupakan bekas armada maskapai nasional, Bouraq Indonesia Airlines, yang kemudian direkonstruksi menjadi replika pesawat kepresidenan Republik Indonesia.
Dalam penyajiannya, interior pesawat ditata menyerupai kabin kenegaraan, menghadirkan suasana perjalanan udara pada era sebelumnya. Instalasi ini juga dilengkapi figur Presiden Republik Indonesia ke-3, B. J. Habibie, sebagai bagian dari narasi sejarah yang merepresentasikan perjalanan kepemimpinan dan perkembangan teknologi penerbangan nasional.

Kehadiran koleksi ini menjadi bagian dari penguatan konsep edutainment yang dikembangkan dalam ekosistem Jatim Park Group, khususnya di Museum Angkut, yang menampilkan transportasi dari berbagai era dan negara melalui pendekatan tematik dan storytelling visual.
“Setiap koleksi di Museum Angkut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya visual, tetapi juga memberikan konteks sejarah di balik perkembangan transportasi,” ujar Tossy Kusdianto, Manajer Operasional Museum Angkut.
Melalui pendekatan tersebut, Jatim Park Group terus memperkuat posisi destinasi edukatif di bawah naungannya sebagai ruang publik yang menghubungkan sejarah, teknologi, dan pengalaman pengunjung dalam satu kesatuan narasi yang utuh. Informasi tiket, promo, dan event terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta
Instagram dan TikTok @museumangkut @jawatimurpark.

Jawa Timur Park adalah sebuah tempat wisata edukasi keluarga masa kini yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur.






Indonesia
China
Discussion about this post